src="https://ajax.googleapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js" type="text/javascript">

Rumput Belulang ( Eleusine indica (L.) Gaertn. )



Eleusine indica (L.) Gaertn.
I.          Sistematika Bahan

Kingdom                       :    Plantae
Divisi                             :    Spermatophyta
Subdivisio                     :    Angiospermae
Kelas                             :    Monocotyledoneae
Ordo                             :    Graminales
Famili                            :    Graminae
Genus                           :    Eleusine
Spesies                          :    Eleusineindica (L.) Gaertn.
                                           Rumput belulang  (nama daerah)

II.      Morfologi Tumbuhan

       a.         Akar
Akar Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) memiliki system perakaran serabut. Akar rumput membentuk tali halus. Akar serabut yang kecil-kecil memiliki percabangan yang sangat banyak, selain itu juga memiliki bulu yang halus.
       b.         Batang
Batang Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) membentuk rumpun yang kokoh dengan perakaran yang lebat. Tumbuh tegak atau ada kalanya merambat. Membentuk cabang. Sering membentuk akar pada buku terbawah. Tingginya 12-85 cm.
       c.         Daun
Daun Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) memiliki helai daun panjang. Bentuk garis. Bagian pangkal tidak menyempit. Ujungnya runcing atau tegak tumpul. Pada pangkalnya selalu terdapat beberapa rambut panjang.
       d.         Bunga
Bunga Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) tegak atau condong ke samping. Dengan dua sampai tujuh bulir yang tumbuh menjari (digitatus) pada ujung batang. Bulir lainnya (nol sampai tujuh) tumbuh di bawah atau tersebar atau rapat satu sama lain. Sumbu bulir lurus dan rata-rata 2,5-15 cm panjangnya. Muncul di ujung batang.
       e.         Buah
Buah Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) berbentuk elips meruncing. Benang sarinya berwarna kekunung-kuningan. Mempunyai rambut-rambut papus putih menyerupai perak. Buah sangat ringan. Memiliki putik.
       f.          Biji
Biji Rumput Belulang (Eleusine indica (L.) Gaertn.) berwarna putih. Biji berbentuk bulat seperti telur. Biji tidak keras. Biji ringan. Biji tua berwarna kuning kecoklatan.
III.   Jalan Tabel

  1b, 2b, 3b, 4a, 5a ............................................. :Graminae (Famili)
  1b, 2a, 3b, 5b, 6b, 9b, 10b, 12b, 13b, 15b, 16a      :Eleusine  (Genus)
  ........................................................................... :Eleusine indica (L.) Gaertn. (Spesies)


IV.    Daftar Pustaka

Nasution, U. 1989. Gulma dan Pengendaliannya di Perkebunan Karet Sumatera Utara dan Aceh. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan Tanjung Morawa (PATM), Tanjung Morawa.        

Steenis, C. G. G. J. V. 2003. Flora. PT Pradnya Pramitha, Jakarta.

Tjitrosoepomo, G. 1953. Ilmu Tumbuh-tumbuhan Berbiji. Susunan Luar. IV. V. Poesaka Aseli, Jakarta.

Tjitrosoepomo, G. 1989. Taksonomi Tumbuhan (Schozophyta, Thallophyta, Bryophyta, Pterydophyta). Gadjah Mada University Aress, Yogyakarta.

Tjitrosoepomo, g. 2001. Morfologi Tumbuhan. Cetakan 13. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.